Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Mei 2014

Abadikah semua

Beberapa waktu yang lalu, saya sempat berbincang dengan seorang teman kantor. Menurutnya, dia sudah mempunyai semuanya. Keluarga yang bahagia, anak, rumah yang cukup besar untuk dia tinggali bersama keluarga kecilnya, investasi, tanah, kendaraan. Dia tidak merasa butuh apa-apa lagi. Gajinya dan Gaji suaminya setiap bulan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Belum lagi pendapatan tetap yang diperolehnya dari investasi yang jumlahnya cukup besar.

Saya tidak mengangkap nada kesombongan dari semua ucapannya. Namun, semua ucapannya membuat saya berfikir, benarkah apa yang kita miliki sekarang ini abadi. Sampai kapan kita bisa mempunyai keluarga yang bahagia, dengan anak-anak yang lucu. Sampai kapan kita sanggup terrus menerus tersenyum, sehingga lupa tangis dan kesedihan. Bukankah dunia ini berputar. Bukan tidak mungkin suatu saat semuanya akan berbalik. Saat semuanya mungkin hilang atau terlepas dari genggaman.


Tidak pernahkah terfikir atau sempat terbersit sedikit saja dari pikiran kita. Bagaimana jika suami yang selama ini terlihat sehat dan baik-baik saja tiba-tiba terjatuh dan divonis dokter menderita sakit jantung.  Atau tiba-tiba jatuh dari kamar mandi dan tidak bisa bangun lagi, dan kemudian ternyata menderita stroke yang parah. Mungkin ada sebagian yang berkata, "saya tidak berfikir sampai sejauh itu, mudah-mudahan semua sehat-sehat saja".

Tentu saja, tidak seorangpun yang ingin sakit atau memiliki pasangan atau keluarga yang sakit. Tapi, bukankah takdir itu tidak pernah bisa kita tolak. Sekalipun kita telah berusaha sehati-hati mungkin, ataupun berusaha menjaga kesehatan sekuat mungkin. Bisa saja, tiba-tiba kecelakaan terjadi pada kita atau pada pasangan kita. Dan tiba-tiba kita dihadapkan pada kebutuhan untuk pengobatan yang terus, terus dan terus ada. Siapkah kita menghadapi semua itu. Tulang punggung keluarga yang selama ini telah memenuhi semua kebutuhan rumah tangga tiba-tiba pergi atau tak bisa lagi bekerja. Mampukah kita tetap tersenyum bahagia sedang pengobatan harus terus dilanjutkan. Cukupkah penghasilan yang selama ini kit anggap cukup dan berlebih menutupi semua kebutuhan itu.

Kita harus mempunyai suatu alat yang bisa menjamin bahwa senyum itu akan selalu ada pada keluarga kita, meskipun ada duka namun tak akan berlarut dan membuat sengsara anak-anak. Suatu alat yang bisa membantu saat kita dalam kesulitan ekonomi, saat kita tertimpa musibah. Dan alat itu hanya bisa dibeli saat kita masih tersenyum, saat kita masih merasa cukup dan lapang, saat kita merasa belum butuh. Seperti saat kita membeli payung. Kita persipakan saat belum hujan karena jika telah hujan, maka kita telah terlanjur basah.


Jumat, 10 Agustus 2012

Tidak untuk kata "CERAI"



Tidak sedikit seorang istri yang merasakan perihnya sebuah pernikahan. Tidak sedikit yang merasakan betapa sering terluka hati dan fisiknya karena kejamnya sebuah pernikahan. Jangankan mengharapkan indahnya ungkapan cinta, perhatian dan kasih sayang dari suaminya, mengharapkan untuk dapat dihargai sebagaimana layaknya seorang istripun sepertinya merupakan sesuatu yang sulit.

Rabu, 11 Juli 2012

SEBAB AKU BENCI

Setiap orang pasti ingin menikah dengan seseorang yang disayang. Dengan itu akan ada harapan bahwa akan tumbuh cinta yang sama antara keduanya, sehingga akan saling tumbuh saling pengertian, saling mengasihi dan saling memberi. Memberi. Mungkin sepertinya merupakan hal tampak sepele. Tapi ternyata satu kata itu memberi dampak yang sangat besar pada kelanggengan sebuah pernikahan.


Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap orang senang dan merasa dihargai, disayangi, dan diperhatikan jika dia menerima pemberian dari seseorang yang dia sayang. Meskipun itu cuma pemberian dalam bentuk perhatian dan pengertian.Dan apa yang terjadi jika pasangan tidak pernah memberikan sesuatu, entah itu berupa materi ataupun perhatian.Apa yang terjadi jika pasangan hanya mampu melakukan tuntutan demi tuntutan.Apakah cinta yang sejak awal mencoba untuk dibangun akan mampu tumbuh, atau justru hancur dan mati sebelum sempat bersemi. Pasti jawabannya adalah yang kedua. Pernikahan yang terjadi hanya akan menjadi sebuah kepalsuan dan kesengsaraan, hampa dan merasa sendiri, tanpa teman dan sahabat dekat (pasangan) yang mampu diajak saling berbagi. Dan hal itulah yang menjadi sebab kebencian.


Entahlah........ kebencian itu hanyalah menimbulkan ketidaktenangan dan kesedihan, apalagi jika tak ada seorangpun yang bisa diajak sekedar bercerita dan mencurahkan perasaan. Mengapakan pernikahan tidak mampu memberikan seorang teman, tidak bisa memberikan ketengangan berada di sampingnya. Apa yang salah dengan semua.....................

Senin, 15 Agustus 2011

Pernikahan..........Berkah?


Kehidupan berumah tangga mungkin bagi sebagian orang menjadi impian yang menyenangkan. Namun dalam kenyataannya tidak semua kehidupan rumah tangga memberikan kebahagiaan. Tidak sedikit pasangan yang akhirnya merasa tertekan dan menderita dalam kehidupannya. Suami yang memperlakukan istrinya seperti pembantu, pembantu tanpa gaji kecuali hanya menerima pemberian seadanya untuk uang belanja kebutuhan rumah tangga.

Sudah menjadi tradisi, mungkin, jika pekerjaaan rumah tangga, mencuci, memasak, dan mengurus anak adalah perkerjaan istri. Suami kerja mencari nafkah di luar rumah, dan pulang semua sudah harus tersedia dan rapi. Suami selalu menganggap bahwa pekerjaan di rumah sama sekali tidak melelahkan, punya banyak waktu untuk santai dan tidur. Sementara mereka sendiri di tempat kerjanya, punya banyak waktu untuk ngobrol dengan temen-teman kantornya, main games, atau buka internet sepuasnya. Ketika pulang ke rumah, menemui istrinya yang gaptek dan tidak modis, mulai membandingkan dengan teman kantor wanitanya, tanpa pernah berfikir untuk meningkatkan kualitas istrinya. Bahkan ada seorang laki-laki yang berkata, dia ingin mencari mesin yang bisa mengerjakan segalanya, ya, mesin itu maksudnya adalah istri,bisa dipakai dan disuruh mengerjakan apa saja, karena sebagai suami merasa punya kekuasaan.

Sebagai seorang suami, seharusnya mengerti bahwa pekerjaan mengurus urusan rumah tangga bukanlah kewajiban istri. Tidak ada dalam syariat islam yang mewajibkan istri untuk mengerjakan itu, hanya bersikap patuh dan tunduk kepada suami selama tidak bertentangan dengan perintah Allah. Dan seandainya istri telah dengan rela mengerjakan semua dan bahkan tidak sedikit yang membantu mencari nafkah untuk kebutuhan rumah tangga, tidak bisakah suami bersikap lebih lembaut dan bersedia membantu pekerjaan rumah tangga, namun mengapa tidak sedikit istri yang tetap mendapat perlakuan buruk dari suaminya. Apa yang salah dengan keadaan ini? Apa suami yang tidak mengerti hukum agama. Tidak mengerti, tidak tahu, tapi ketika diberitahu mengapa masih tidak mau menerima dan menganggap hanyalah sesuatu yang tidak penting.

Tidak sedikit istri yang dalam malam-malamnya berisi tangis dalam diam ketika mendapat perlakuan buruk dari suaminya, tanpa berani teriak melawan, tanpa berani berkata tidak dan membantah. pada saat itu mungkin hanya sebuah kata sabar dan percaya dengan kemahaadilan Allah demi sebuah keutuhan perjalanan kehidupan rumah tangga. Semoga Allah selalu meridhoi langkah istri-istri dengan kesabaran ini dan selalu mengampunkan dosa-dosa mereka.

Selasa, 22 Februari 2011

CINTA ALLAH



Cinta………….. Tumbuhkanlah cinta di hati hanya dan untuk ALLAH saja. CInta kepada selain-Nya hanya akan membuat sakit dan luka, kecewa, dan akhirnya merana. Cintailah sesuatu makhluk, ataupun benda, karena cinta kepada Allah, sehingga ketika dia pergi, meninggalkan, dan mungkin melupakan, kita tak akan merasa berduka dan kehilangan.

Selasa, 01 Februari 2011

Untukmu yang sedang sakit




Doa ketika sakit :

Artinya: "Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakit. Sembuhkanlah, Engkaulah penyembuh. Tak ada penawar selain dari penawar-Mu, penawar yang menghabiskan sakit dan penyakit. "


Senin, 24 Januari 2011

Ayo menikahlah!



Kutuliskan kalimat-kalimat ini kepada teman-teman lelakiku, adik-adik lelakiku, kakak-kakak lelakiku, dan saudara-saudara  lelakiku yang telah mempunyai keinginan untuk MENIKAH, namun sampai detik ini masih belum berani untuk mengambil keputusan MENIKAH. Begitu gampang mengucapkan kata MENIKAH, padahal untuk melakukannya tidak sedikit laki-laki yang maju, mundur, maju lagi dan mundur lagi. Apa karena takut sehingga mereka belum berani  menghitbah seorang wanita? Belum cukup gajinya? Belum cukup kesholehannya? Belum ada yang cocok? Atau ada sebab lain. Hanya mereka yang tahu.

Kamis, 13 Januari 2011

Tipe suami yang diinginkan perempuan



        Kehidupan pernikahan yang berbahagia pasti menjadi idaman setiap orang. Ada seorang laki-laki yang menjadi suami, menjadi imam, menjadi panutan, yang akan dihormati, yang melindungi dan ada seorang perempuan yang menjadi istri, penyejuk hati. Kebahagiaan dalam sebuah rumah tangga tidak akan tercapai jika masing-masing pihak yang ada di dalamnya tidak terjalin kerjasama, tidak saling mengisi dan tidak saling peduli, apalagi jika tidak ada lagi perasaan cinta diantara keduanya. 

Senin, 27 Desember 2010

Nafkah



Ketika seorang laki-laki memutuskan untuk menikah, seharusnya sudah terfikirkan bahwa akan ada banyak kewajiban yang harus dia kerjakan. Menikah bukan hanya untuk mengikuti sunnah Rosul, sebagai penyempurna agama, tetapi bagaimana dengan pernikahan yang dibangun, akan membawa kebaikan pada keshollihan pribadi, dan juga kesholihan istri. Laki-laki mengambil wanita menjadi istrinya dengan nama Allah, dan seharusnya mampu memperlakukan wanita yang menjadi istrinya dengan baik, memenuhi kewajiban terhadap istri terutama memberinya nafkah yang baik.

Sabtu, 18 Desember 2010

Dosa

         Hari ini banyak peristiwa yang membuat diri sadar, betapa banyak dosa yang telah dilakukan. Mengapa  ketika diri dalam kondisi lelah, banyak kerjaan, dan buru-buru, cenderung membuat diri jadi lebih tidak sabar, dan akhirnya menimbulkan kemarahan yang sebenarnya sangat tidak perlu. Kembali merenungi diri, tidak cukupkah dengan diam saja dan bersabar ketika muncul rasa tidak suka, kesal, dan marah.

Minggu, 12 Desember 2010

Perempuan

        Perempuan adalah makhluk Allah yang lembut, cantik, indah, dan menawan. Lemah nampaknya, tapi dia sesungguhnya keras, dan sanggup melakukan apapun untuk mencapai tujuannya. Dengan kecantikannya, kelemahannya, kelembutannya, dan dengan rayuannya, begitu banyak laki-laki yang akhirnya jatuh ke dalam pelukannya. Perempuan yang tidak baik adalah racun, dan ia akan menghancurkan apa pun. Karena itu, tugas laki-lakilah menjaga perempuan, menjadikannya sebagai seorang perempuan yang sholehah, yang baik, perempuan yang tidak menyalahi kodratnya. Perempuan yang melakukan tugasnya sebagai seorang perempuan, sebagai pendamping suami, pendidik anak-anak, dan pengatur segala urusan rumah tangga.

Cintaku

Membaca komentar seorang teman yang baru saja kukenal, yang menebak bahwa kerinduanku selama ini adalah pada Rasulullah, sungguh menyadarkan aku tentang khilaf yang selama ini kulakukan. Aku sungguh sangat malu dan ingin segera bahkan secepatnya menyadari semua kesalahanku. Ingin kembali hanya mencintai Allah dan rasul-Nya, hanya mencintai orang yang hatinya selalu terpaut pada Allah dan yang tidak menjerumuskan aku kepada cinta yang terlarang.

Jumat, 10 Desember 2010

Dua Hati dalam Satu Cinta?

Membahas tentang cinta, sesuatu yang tak pernah ada habisnya. Karena cinta itu begitu universal, , mencakup semua kehidupan. Ketika bicara tentang cinta dalam sebuah rumah tangga, tidak hanya persoalan cinta, tapi ada banyak persoalan lain yang harus sama-sama dimengerti. Pernikahan adalah soal pengertian karena pernikahan adalah proses menyatukan dua hati yang berbeda, mengerti ketika dia tak suka, dia tak ingin bicara, dia ingin sendiri, dia sedang sedih. Ah, begitu sederhana sesungguhnya.

Jumat, 03 Desember 2010

Laki-laki itu

Dingin, hembusan AC dari atas dinding membuat tubuhku terasa menggigil, membiarkan kantukku semakin menjadi. Kucoba mencari aktivitas yang bisa membuat aku lebih bisa berfikir dan lebih bisa konsentrasi. Tidur, inilah aktivitas yang bisa mengembalikan semangatku. Tapi tak mungkin aku bisa tidur jika sosok laki-laki itu yang kembali dan terus kembali hadir dalam ingatanku, entahlah jika ingatanku telah hilang dan tiba-tiba aku jadi amnesia.

Selasa, 23 November 2010

Cinta dan Cemburu

Rasa cinta  yang ada dalam diri seseorang adalah perasaan yang datang tidak dengan tiba-tiba. Cemburu datang karena ada perasaan cinta yang mengiringi, yang berawal dari kenal, tahu dan akhirnya tumbuh rasa sayang. Cinta tak kan datang pada seseorang yang belum saling tahu. Bagaimana akan cinta jika tidak pernah mengenal. Seluruh panca indra turut merasakan sakit dan perihnya ketika merasakan cinta dan cemburu, padahal cinta dan cemburu itu sendiri adalah masalah hati. Persoalan yang bukan hanya manusia yang membuat, tapi juga ada andil Tuhan, Sang Pencipta rasa didalamnya.
 

Kamis, 18 November 2010

Sayang Seorang Ibu


Ibu, manusia mulia yang diciptakan dengan penuh kelembutan., penuh cinta dan kasih, kerelaan berkorban apapun untuk anak si buah hati.  Yang dari rahimnya, lahir  anak-anak yang suci, bersih, tanpa dosa. Dengan tangannya yang penuh kasih lahir manusia-manusia mulia.

Senin, 25 Oktober 2010

Ah.........Kangen

Kangen adalah kerja hati. Ketika hati terasa sepi, hampa, seolah dunia ini tiada lagi indah, hati terasa perih dan teriris, sakit, dan tanpa disadari air matapun jatuh menetes. Tanpa diharap air matapun turut berempati atas derita hati. Diri merasa begitu lemah, tak punya daya, tak punya kekuatan lagi untuk mampu bertahan. Tangis demi tangis tak juga mampu menyembuhkan rasa rindu. Pergi ke tempat keramaian tidaklah menjadikan hati merasa ramai, justru menjadikan diri ini benar-benar sendiri, tiada lagi mau peduli, tiada lagi mau berkawan.

Rabu, 29 September 2010

Mencari orang tua untuk anak

Baca artikel di salah satu tabloid yang berjudul 'Nak, Ini Mama Barumu', saya jadi teringat dengan salah satu acara tv yang beberapa bulan lalu pernah saya tonton. Bukan sebuah program favorit sebetulnya, cuma karena konstentannya seorang duda dengan anak satu yang menceraikan istrinya karena menurutnya istrinya tidak bisa dan tidak mau mengurus anaknya, makanya saya jadi tertarik untuk meneruskan menonton acara tersebut. 

Jumat, 27 Agustus 2010

MAKSIAT

Maksiat sesuatu yang mungkin tak pernah terasa telah begitu sering dilakukan. Ketika maksiat itu telah menjadi suatu kebiasaan, ia akan begitu sulit dihentikan. Maksiat akan terus mendorong, mempengaruhi, merayu agar kembali melakukan. Dengan kembali melakukan maksiat, seolah-olah akan mendapatkan sebuah kebahagiaan, padahal kebahagiaan itu hanyalah sebuah kepalsuan. Tidak pernah, tidak pernah sedikitpun akan merasakan kebahagiaan, kecuali rasa penasaran, dan ingin melakukan maksiat itu lagi. Astaghfirullah.

Bermula dari hal yang sepele sekali, tiba-tiba maksiat itu telah merajai hati. Membuat lupa akan hakikat  sebenarnya dari penciptaan diri. Dalam Q.S. Adz Dzariyat ayat 56, Allah SWT berfirman : “ Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia, kecuali hanya untuk beribadah kepada-KU “.artinya Allah telah menentukan bahwa manusia diciptakan tidak lain adalah untuk menyembah Allah, Robb pencipta manusia dan seluruh alam.

Bagaimana akhirnya maksiat tiba-tiba menjadi sangat mengerikan efeknya terhadap seluruh kehidupan manusia. Awalnya mungkin hanya dari pandangan mata yang tak akan pernah mengira bahwa itu akan menjadi sebuah bahaya besar pada akhirnya. Pandangan mata yang akhirnya menyebabkan timbulnya keinginan. Dari pandangan yang hanya sepele tiba-tiba selalu terbayang dan menimbulkan lintasan-lintasan dalam pikiran. Pikiran hanya tertuju pada apa yang diinginkan, pada apa yang terlihat, sehingga angan-angan selalu pada apa yang dipikirkan. Selalu berangan, ingin selalu bersama, ingin melihatnya, ingin mendengar suaranya, ingin tertawa bersamanya.

Ketika angan-angan hanya pada yang diinginkan, maka tak ada lain yang akan dilakukan adalah mengatakan apa yang selalu diangan, mengatakan apa yang diinginkan. Astaghfirullah. Seandainya saja mata ini telah dijaga, pikiran difokuskan hanya pada Allah, dan lidah telah dibentengi dari hal-hal tidak berguna, dari kata-kata tidak bermanfaat, insya Allah maksiat itu tidak akan pernah terjadi.

RAJA AMPAT TOURISM

  RAJA AMPAT TOURISM Raja Ampat is one of the most famous tourist destinations in Indonesia, located in Southwest Papua Province. The beauty...